Dapur MBG Cikidang Disorot! Limbah Meluap Masuk ke Area Masak, Sanitasi Diduga Amburadul

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Dapur MBG Cikidang Disorot! Limbah Meluap Masuk ke Area Masak, Sanitasi Diduga Amburadul

  KABAR UPDATE | SUKABUMI – Kondisi Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, menu...

Dapur MBG Cikidang Disorot! Limbah Meluap Masuk ke Area Masak, Sanitasi Diduga Amburadul

KABAR UPDATE
Rabu, 13 Mei 2026

 


KABAR UPDATE | SUKABUMI – Kondisi Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, menuai sorotan tajam. Sidak yang dilakukan Camat Cikidang bersama unsur pengelola dan aparat terkait, Selasa (12/5/2026), menemukan sederet persoalan serius yang dinilai mengancam standar kebersihan dan kesehatan lingkungan.


Inspeksi mendadak tersebut dilakukan menyusul viralnya aduan masyarakat di media sosial terkait dugaan buruknya sanitasi dapur MBG yang setiap hari memproduksi makanan bagi masyarakat penerima manfaat.


Temuan paling mencolok adalah tidak adanya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan septic tank yang memadai. Petugas hanya menemukan lubang kecil dangkal yang dijadikan tempat pembuangan limbah dapur. Kondisi itu menyebabkan air limbah dari area pencucian dan pengolahan makanan kerap meluap hingga masuk kembali ke area dapur.


“Kalau pembuangan meluap, airnya balik lagi ke dapur. Area pengolahan jadi banjir dan bau menyengat,” ungkap salah satu petugas saat sidak berlangsung.


Tak hanya soal limbah, tim sidak juga menemukan sedikitnya sembilan pelanggaran lain yang dinilai jauh dari standar operasional prosedur (SOP). Mulai dari kamar mandi yang berada di luar bangunan utama, gudang kardus berantakan, kabel listrik semrawut dan membahayakan, hingga air bekas cucian ompreng yang dibuang langsung ke jalan.


Selain itu, lantai dapur dilaporkan licin, pakaian karyawan digantung sembarangan, sampah berserakan di sejumlah titik, dan mayoritas tenaga kerja disebut berasal dari luar daerah. Bahkan ruang kantor dapur disebut belum dilengkapi pendingin ruangan (AC).


Kondisi tersebut memicu kekhawatiran serius terkait kualitas makanan yang diproduksi. Sanitasi yang buruk dinilai berpotensi mencemari lingkungan sekaligus membahayakan kesehatan penerima manfaat program MBG.

Sidak tersebut dihadiri Camat Cikidang, Kepala 


Dapur MBG, anggota Satpol PP, serta petugas P2BK. Pemerintah kecamatan menegaskan seluruh temuan wajib segera diperbaiki agar operasional dapur memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, dan kesehatan lingkungan.


Jika tidak segera dibenahi, keberadaan dapur MBG itu dikhawatirkan justru menjadi sumber persoalan baru di tengah program yang seharusnya mendukung pemenuhan gizi masyarakat.


Jurnalis: Evi Susanti