Truk Bermuatan Triplek Terguling di Cisolok, Diduga Sopir Mengantuk dan Jarak Pandang Terganggu Kabut

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Seren Taun ke-447 Kasepuhan Sinar Resmi, Saat Doa Leluhur Menggema di Kaki Pegunungan Sukabumi

  KABAR UPDATE | SUKABUMI — Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, ...

Truk Bermuatan Triplek Terguling di Cisolok, Diduga Sopir Mengantuk dan Jarak Pandang Terganggu Kabut

KABAR UPDATE
Kamis, 09 Juli 2026


KABAR UPDATE | SUKABUMI – Sebuah truk bernomor polisi B 9388 PYY yang mengangkut muatan triplek mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling ke area persawahan di wilayah Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.


Truk yang diketahui melaju dari arah Palabuhanratu menuju Bayah itu diduga mengalami kecelakaan akibat sopir mengantuk serta kondisi jalan yang diselimuti kabut tebal sehingga mengurangi jarak pandang.


Seorang warga, Insan, mengatakan dirinya sempat berbincang langsung dengan sopir sesaat setelah kejadian.


"Menurut pengakuan sopir, saat itu jarak pandang sangat terbatas karena kabut tebal. Diduga sopir juga dalam kondisi mengantuk sehingga kendaraan akhirnya terguling," ujar Insan.


Ia menambahkan, kecelakaan diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB atau menjelang waktu subuh. Meski kendaraan terguling, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.


"Sopir selamat dan tidak mengalami luka serius. Hanya kendaraan yang mengalami kerusakan akibat terguling," tambahnya.


Peristiwa tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar yang kemudian membantu proses evakuasi serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.


Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Pengendara yang melintas di jalur Cisolok diimbau agar lebih berhati-hati, terutama saat dini hari ketika kondisi kabut tebal kerap mengurangi jarak pandang.


Jurnalis: Ismet