KABAR UPDATE | KOTA SUKABUMI - Rencana audensi antara masyarkat dengan pihak pemerintah daerah berubah menjadi aksi demontrasi setelah ratusan warga dari berbagi RT dan Rw mendatangi lokasi untuk menyampaikan aspirasi secara langsung..aksi tersebut berlangsung pengawalan dengan aparat keamanan dan menjadi sorotan masyarakat sekitar.
Demokrasi itu dipicu oleh berbagai persoalan yang sebut masyarakat telah berlangsung cukup lama, bahkan dari mencapai menjabat tanpa adanya penyelesaian yang dianggap sangat memuaskan warga,, masa aksi menyampaikan kekecewaan terhadap program dan janji pemerintah daerah yang hingga kini dinilai belum terealisasi.
Dalam orasinya, perwakilan warga menegaskan ada empat tuntutan , yang harus ada jawaban hari ini kepada dewan pimpinan Daerah, maka tidak ada jawaban , masyarakat meminta pihak terkait dihadirkan langsung untuk bertanggung jawab dan menepati janji janjinya yang pernah disampaikan kepada warga.
Empat tuntutan yang disampaikan masyarakat , melalui P2RW, intensif masyarakat, dana kelurahan , dan dana pribadi sebesar 10 juta pertahun .yang pernah dijanjikan pada masyarakat.
" Empat tuntutan ini harus ada jawaban hari ini , kalau tidak ada jawaban masyarakat meminta pihak terkait dihadirkan langsung untuk menjelaskan dan tagih janji janji yang pernah disampaikan ,"ujar nya.
Situasi sempat memanas ketika sebagian menyampaikan kekecewaan terhadap pemerintah daerah, serta dalam aksi tersebut terdengar suara walikota Sukabumi turun dari jabatannya, massa juga meminta adanya evaluasi jajaran pemerintah daerah terkait persoalan yang terjadi.
Hingga aksi berakhir, masyarakat berharap adanya langkah nyata serta jawaban resmi dari pemerintah daerah terkait seluruh tuntutan yang telah disampaikan,khususnya mengenai persoalan dan realisasi dan bantuan kepada warga.
Jurnalis: Evi Susanti


