Musrenbang Cicurug 2026 : Edy Sudrajat Tegaskan Kawal 61 Usulan Prioritas Agroindustri dan Pariwisata Menuju RKPD 2027

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Peresmian Instalasi Reaktor Biogas dan Solar Dryer House, Bupati Sukabumi Dorong Transisi Energi Inklusif

  KABAR UPDATE | SUKABUMI  – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri peresmian Instalasi Reaktor Biogas dan Rumah Pengering Bertenaga Surya...

Musrenbang Cicurug 2026 : Edy Sudrajat Tegaskan Kawal 61 Usulan Prioritas Agroindustri dan Pariwisata Menuju RKPD 2027

KABAR UPDATE
Kamis, 12 Februari 2026

 


KABAR UPDATE | SUKABUMI – Momentum perencanaan pembangunan Kabupaten Sukabumi untuk tahun anggaran 2027 resmi dimulai dari akar rumput. Pada Kamis (12/2/2026), Aula Kecamatan Cicurug menjadi saksi bisu penyusunan strategi besar dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan. Di tengah antusiasme warga, sosok Edy Sudrajat, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), menjadi pusat perhatian karena komitmennya yang vokal dalam memperjuangkan hak-hak pembangunan warga daerah pemilihan (dapil) tersebut.


Musrenbang kali ini mengusung tema visioner: “Penyiapan Ekosistem Pendukung Untuk Penguatan Sektor Agroindustri Dan Pariwisata Sebagai Salah Satu Prioritas Pembangunan Daerah Ke Depan.”


Edy Sudrajat: Jembatan Aspirasi di Tengah Efisiensi Anggaran


Dalam diskursus pembangunan daerah, tantangan terbesar seringkali muncul pada aspek finansial. Hal ini diakui secara terbuka oleh Edy Sudrajat. Di hadapan Camat Cicurug Yudi Budimansyah dan para kepala desa, Edy memaparkan realitas pahit mengenai kondisi keuangan daerah yang sedang mengalami fase efisiensi.


"Kita harus jujur bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Sukabumi sedang melakukan efisiensi anggaran yang cukup ketat. Kondisi ini secara langsung akan berdampak pada volume pembangunan di tahun-tahun mendatang," ujar Edy Sudrajat dengan nada tenang namun tegas.


Namun, alih-alih pesimistis, Edy justru membakar semangat peserta Musrenbang. Menurutnya, keterbatasan anggaran bukanlah alasan untuk berhenti membangun. Justru dalam kondisi seperti inilah, peran legislatif menjadi sangat vital untuk melakukan filtrasi terhadap program mana yang benar-benar memberikan dampak langsung (multiplier effect) bagi ekonomi kerakyatan.



"Jangan menyerah dengan keadaan. Kami di DPRD, khususnya saya pribadi, akan memastikan bahwa meski anggaran terbatas, usulan yang menyentuh urat nadi perekonomian desa tidak boleh dipangkas. Kita punya banyak representasi di dewan, dan itu adalah kekuatan kita untuk memberikan kontribusi nyata," tambah Edy.


Mengunci 61 Usulan: Komitmen Pengawalan dari Desa ke Kabupaten


Camat Cicurug, Yudi Budimansyah, dalam laporannya menyebutkan bahwa melalui proses Pra-Musrenbang, terkumpul sedikitnya 141 usulan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Setelah dilakukan verifikasi ketat, angka tersebut dikerucutkan menjadi 61 usulan prioritas.


Di sinilah peran Edy Sudrajat menjadi krusial. Ke-61 usulan ini mencakup infrastruktur penunjang akses wisata dan fasilitas pengolahan hasil pertanian (agroindustri). Edy menegaskan bahwa tugasnya adalah memastikan "dokumen" usulan ini tidak hanya berakhir di tumpukan berkas saat pembahasan di tingkat kabupaten pada April 2026 mendatang.


"Aspirasi masyarakat Cicurug yang sudah masuk skala prioritas ini akan saya kawal secara pribadi di meja legislatif. Saya ingin memastikan setiap rupiah yang dialokasikan nanti benar-benar dirasakan manfaatnya secara merata, bukan hanya di pusat kecamatan, tapi menyentuh pelosok desa," tegas politisi PAN tersebut.



Visi Cicurug Mubarokah: Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah


Edy Sudrajat tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur fisik, tetapi juga visi besar mengenai identitas wilayah. Ia mendukung penuh empat pilar pembangunan yang dipaparkan pemerintah kecamatan, yakni:


• Transformasi Ekonomi: Mengubah pola pikir dari sekadar bertani menjadi mengolah hasil tani (Agroindustri).

• Infrastruktur Merata: Pembangunan jalan bukan hanya untuk kendaraan pribadi, tapi sebagai jalur logistik tani dan akses wisatawan.

• SDM Berkualitas: Menyiapkan pemuda Cicurug agar melek teknologi dan mampu mengelola destinasi wisata secara profesional.

• Tata Kelola Bersih: Menjamin setiap usulan Musrenbang dijalankan secara akuntabel.


Edy menutup pernyataannya dengan sebuah janji politik yang kuat untuk membawa Cicurug menuju status "Mubarokah". Akronim ini menjadi slogan semangat pembangunan di Cicurug yang bermakna Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah.



"Harapan saya, dengan pengawalan ketat di DPRD, hasil Musrenbang ini bisa menjadi titik balik kebangkitan ekonomi pasca-pandemi dan di tengah tantangan global. Cicurug harus menjadi barometer agroindustri di Sukabumi," tutup Edy.


Sinergi Forkopimcam dan Tokoh Masyarakat


Selain Edy Sudrajat, kegiatan ini juga diperkuat oleh kehadiran tokoh-tokoh penting lainnya seperti:


• Hendra (Fraksi PKS) dan Aang Herlan Hudaya (Fraksi PKB) yang turut memberikan dukungan lintas partai demi kepentingan masyarakat Cicurug.

• Kompol Aah Hermawan (Kapolsek Cicurug) yang memastikan stabilitas keamanan sebagai fondasi utama iklim investasi pariwisata.

• Para pimpinan organisasi seperti Ketua MUI dan Ketua PGRI yang menitipkan pesan agar pembangunan fisik tidak melupakan pembangunan mental dan spiritual.


Langkah Berikutnya: Menuju Bulan April 2026


Hasil dari Musrenbang Kecamatan Cicurug ini selanjutnya akan difinalisasi untuk dibawa ke Musrenbang Tingkat Kabupaten Sukabumi yang dijadwalkan pada bulan April 2026. Masyarakat menaruh harapan besar pada pundak Edy Sudrajat dan rekan-rekan di DPRD agar usulan-usulan strategis terkait penguatan ekosistem agroindustri dan pariwisata ini dapat disetujui dalam APBD 2027.


Dengan pengawalan yang ketat dan transparan, optimisme baru terpancar dari aula kecamatan. Cicurug bukan lagi sekadar wilayah perlintasan, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri dan berkelanjutan.


Jurnalis: Evi Susanti