KABAR UPDATE | SUKABUMI - Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengakhiri rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Jami As-Salafiyah yang berlokasi di Kampung Pasireungit RT 03 RW 08, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Senin (16/3/2026). Kegiatan ini menjadi penutup setelah jajaran Pemkab Sukabumi berkeliling mengunjungi sejumlah masjid di 10 kecamatan selama bulan Ramadan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyampaikan bahwa tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Sukabumi saat ini baru mencapai sekitar 62 persen dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai kurang lebih 1.400 kilometer.
“Jalan Kabupaten Sukabumi itu sangat panjang. Sejauh ini tingkat kemantapan jalannya baru sekitar 62 persen,” ujarnya.
Meski demikian, masyarakat diminta tidak khawatir. Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kata dia, akan memfokuskan pembangunan pada sektor infrastruktur pada tahun 2026.
“Insya Allah pada tahun 2026 akan banyak pembangunan, baik itu infrastruktur jalan, irigasi, rumah tidak layak huni (rutilahu), maupun pembangunan lainnya,” ungkapnya.
Menurutnya, di bawah kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati H. Andreas, Pemkab Sukabumi telah menargetkan sejumlah program pembangunan yang akan terus dikejar hingga akhir masa jabatan.
“Kami baru satu tahun memimpin Kabupaten Sukabumi. Semoga dalam empat tahun ke depan tingkat kemantapan jalan bisa terus meningkat, termasuk konektivitas antarwilayah,” tegasnya.
Ia menambahkan, selama satu tahun masa kepemimpinannya, berbagai program pembangunan sudah mulai berjalan. Salah satunya di bidang peningkatan sumber daya manusia (SDM).
“Kami telah menyediakan beasiswa bagi warga Kabupaten Sukabumi untuk melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi. Selain itu, pembangunan juga kami lakukan di berbagai sektor infrastruktur, bukan hanya jalan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa dirinya selalu kompak bersama Wakil Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan serta membangun Kabupaten Sukabumi sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan.
“Dalam memimpin Kabupaten Sukabumi, saya selalu berdampingan dengan Pak Wakil. Mohon doa dari masyarakat agar kami diberi kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan amanah ini,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas. Ia menegaskan bahwa kekompakan antara Bupati dan Wakil Bupati menjadi kunci dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
“Sampai saat ini kami menyadari masih banyak kekurangan. Namun dengan kekompakan, tanggung jawab akan terasa lebih ringan. Bupati dan Wakil Bupati tetap solid hingga akhir masa jabatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menjelaskan bahwa Kecamatan Cidahu dipilih sebagai lokasi penutup kegiatan Muhibah Ramadan tahun ini karena memiliki nilai khusus bagi Wakil Bupati Sukabumi.
“Cidahu dipilih sebagai lokasi terakhir dan penutup kegiatan Muhibah Ramadan. Wilayah ini memiliki makna spesial atas permintaan Pak Wakil Bupati,” katanya.
Pada kegiatan penutup tersebut, Pemkab Sukabumi juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, di antaranya ratusan paket sembako, bazar sembako murah, serta hadiah umrah bagi warga yang beruntung.
“Kami menyediakan ratusan paket sembako dan juga hadiah umrah untuk masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, berakhirnya kegiatan di Cidahu bukan berarti berakhir pula agenda Muhibah Ramadan. Kegiatan tersebut merupakan program rutin tahunan Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang akan terus dievaluasi dan ditingkatkan kualitas pelaksanaannya.
“Ke depan kegiatan ini akan terus diperbaiki dan dievaluasi agar lebih baik lagi. Semoga Muhibah Ramadan ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita semua,” pungkasnya.
Jurnalis: Evi Susanti


