Sosialisasi Respon Penyakit Potensial KLB (Germas) di gelar Sukabumi.

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Ribuan Warga Sukabumi Hadiri Muhibah Ramadan Bersama Ustaz Solmed di Alun-alun Palabuhanratu

  KABAR UPDATE | SUKABUMI -  Ribuan warga memadati Alun-alun Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (9/3/2026), untuk mengikuti kegiatan M...

Sosialisasi Respon Penyakit Potensial KLB (Germas) di gelar Sukabumi.

KABAR UPDATE
Senin, 09 Maret 2026

 


KABAR UPDATE | SUKABUMI - Kegiatan Sosialisasi dalam Rangka respon penyakit potensial kejadian Luar Biasa (KLB)  melalui program Gerakan Masyarakat hidup sehat,  (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia/ Garmas )  di gelar di hotel Agusta Senin (9/3/2027)


Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Kementerian Kesehatan  Republik Indonesia dengan komisi IX DPR RI  dalam rangka meningkatkan pemahaman   masyarakat dan memangku kepentingan  mengenai upaya  pencegahan serta penanganan  penyakit yang berpotensi menimbulkan KLB

Sosialisasi tersebut menghadirkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.  Dari komisi IX DPR RI,  yaitu  Zainal Munasihcin yang menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kesehatan melalui penerapan pola hidup sehat serta deteksi dini terhadap penyakit menular . 


Dalam kegiatan ini juga disampaikan berbagai langkah preventif yang dapat dilakukan masyarakat,  mulai dari menjaga kebersihan lingkungan,  meningkatkan imunisasi tubuh, hingga memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah,  hingga  kesehatan,  masyarakat dalam menghapi potensial wadah Penyakit. 



Anggota Komisi IX DPR RI Zainul Munasichin  menyampaikan MBG (makanan brgizi Geratis)  yang menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kwalitas kesehatan dan gizi masyarakat khususnya bagi anak anak dan gnerasi muda. 


Menurutnya program MBG sangat  penting,  untuk memastikan anak anak mendapat asupan gizi cukup, sehingga dapat tumbuh sehat,  cerdas dan memiliki  tahan tubuh yang baik. Program ini juga diharapkan dapat menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. 


Ia menegaskan bahwa upaya meningkatkan kesehatan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pelayanan kesehatan,  tetapi juga melalui pelayanan kesehatan,  tetapi juga memenuhi gizi yang baik sejak dini. 

Oleh karena itu,  masyarakat  diharapkan bdapat mendukung  berbagi program pemerintah yang  berkaitan dengan meningkatkan kan gizi dan pola hidup sehat. 


     Selain itu,  pa haji Usep menyampaikan pentingnya program  Makanan Bergizi Gratis (MBG)  sebagai salah satu upaya untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang. 



Menurutnya  program MBG sangat bermanfaat karna sangat membantu masyarakat khususnya anak anak  agar mendapat asupan makanan bergizi yang cukup, dengan terpenuhi kebutuhan  gizi sejak dini diharapkan dapat mengurangi angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan generasi masa depan. 


Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan dukungan dari berbagai pihak,  baik pemerintah tenaga  kesehatan maupun masyarakat,  agar upaya pencegahan stunting dapat berjalan secara optimal. 


Melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat,  agar semakin sadar akan   pentingnya gerakan Masyarakat hidup sehat  serta (germas)  berbagai upaya bersama untuk  mencegah penyebaran penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.


Jurnalis: Evi Susanti