BKKBN Sosialisasi Program Prioritas Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Jelang Hari Bakti Ke-79 TNI AU, Lanud Sjamsudin Noor Gelar Karya Bakti Lestarikan Warisan Sejarah Dirgantara

  KABAR UPDATE  | BANJARBARU - Jelang Peringatan Ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin Noor menggelar kegiatan Ka...

BKKBN Sosialisasi Program Prioritas Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

KABAR UPDATE
Sabtu, 14 Maret 2026

 


KABAR UPDATE  | SUKABUMI -  badan Kependudukan dan keluarga Berencana Nasional(BKKBN) sekarang di ganti  Kementrian kependudukan dan pembangunan Keluarga, menggelar kegiatan sosialisasi program prioritas pembangunan keluarga yang diikuti  oleh bagian unsur masyarakat,  organisasi  serta para pemangku  kepentingan. 


Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai berbagai program strategis yang digegas oleh BKKBN dalam rangka meningkatkan kualitas keluarga serta mencegah berbagai  permasalahan sosial khususnya yang berkaitan dengan perempuan, anak dan kesejahteraan keluarga.


Dalam pemaparannya,  Narasumber menjelaskan beberapa program prioritas diantaranya Taman Asuh sayang Anak(TAMASYA)  yang merupakan layanan pengasuhan anak bagi pekerja agar anak tetap mendapatkan pengasuhan yang aman dan berkualitas. 


Selain itu terdapat program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING)  yang mengajak masyarakat untuk bersama sama berperan dalam upaya pencegahan stunting pada anak melalui kepedulian dan dukungan terhadap keluarga yang membutuhkan. 


Program lainnya adalah Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI)  yang bertujuan meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan anak dan membangun keharmonisan keluarga. 



Tidak hanya itu diperkenalkan pula Al Super Apps tetang perempuan dan anak yang menjadi layanan digital untuk memberikan informasi konsultasi hingga pengaduan terkait perlindungan perempuan dan anak. 


Sementara itu program Lansia Berdaya menjadi perhatian dalam sosialisasi tersebut,  yang bertujuan untuk memberdayakan para lanjut usia agar tetap aktif, sehat dan produktif . 


 Zainul Munasichin Anggota Dewan  Perwakilan  Rakyat Indonesia dari komisi IX DPR RI bahwa masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menggunakan berbagai produk yang beredar di pasaran  ia menegaskan bahwa setiap makanan,  obat obatan maupun prodak Kosmetik yang gunakan harus memiliki izin BPOM agar terjamin keamanan dan kwalitasnya. 


Menurutnya bnyak prodak yg beredar di masyarakat khususnya kosmetik yang belum tentu memiliki izin resmi, oleh karena itu masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa lebel  dan izin edar menggunakan produk tersebut.

 

 Ia juga menambahkan  bahwa pengawasan terhadap makanan obat,kosmetik sangat penting untuk melindungi kesehatan masyarakat serta mencegah peredaran prodak yang berbahaya.


Jurnalis: Evi Susanti