Music On The Street Palabuhanratu Jadi Wadah Kreativitas Musisi Lokal, Firman “Kehilangan” Turut Hadir

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Jelang ASN Run 2026, Ratusan ASN Sukabumi Gelar Fun Run di Palabuhanratu

  KABAR UPDATE | SUKABUMI  — Semangat hidup sehat di kalangan aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Sukabumi semakin meningkat. Hal itu terl...

Music On The Street Palabuhanratu Jadi Wadah Kreativitas Musisi Lokal, Firman “Kehilangan” Turut Hadir

KABAR UPDATE
Sabtu, 30 Mei 2026


KABAR UPDATE| SUKABUMI – “Music On The Street” (MOTS) kembali menggeliat dan menjadi wadah kreativitas bagi para musisi lokal di kawasan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan jamming musik yang digelar santai namun penuh antusias tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat dan pecinta musik yang memadati lokasi acara.


Acara ini menghadirkan berbagai musisi dan komunitas musik asal Palabuhanratu yang membawakan sejumlah lagu populer lintas genre. Suasana semakin meriah dengan kehadiran penyanyi nasional Firman Siagian, atau yang lebih dikenal dengan nama Firman, musisi yang populer lewat lagu hits “Kehilangan”.



Kehadiran Firman dalam kegiatan Music On The Street menjadi motivasi tersendiri bagi para musisi lokal Palabuhanratu. Tidak hanya sekadar bernyanyi bersama, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi, berbagi pengalaman, serta mempererat solidaritas antar pelaku seni musik di daerah.



Melalui kegiatan Music On The Street, para musisi berharap Palabuhanratu dapat terus melahirkan talenta-talenta baru yang mampu bersaing di industri musik nasional, sekaligus memperkenalkan potensi seni dan kreativitas daerah kepada masyarakat luas.



Pengurus Music On The Street, Reza, menyampaikan bahwa MOTS hadir sebagai wadah bagi para musisi di Palabuhanratu tanpa membeda-bedakan genre musik.


“Di sini kami tidak membeda-bedakan, semua sama dan all genre. Konsep yang kami bangun adalah kebersamaan, karena di sini kita semua adalah keluarga,” ujar Reza.


Terkait kedatangan Firman, Resa menjelaskan bahwa kehadiran musisi yang dikenal lewat lagu “Kehilangan” tersebut terjadi secara spontan.


Menurut Reza, Music On The Street sendiri telah berjalan selama kurang lebih enam bulan dan rutin digelar setiap malam Sabtu sebagai wadah silaturahmi sekaligus ruang berekspresi bagi para musisi lokal.



“Harapan saya ke depannya, setelah kedatangan artis papan atas ini, semoga bisa menambah semangat para musisi di Palabuhanratu agar semakin solid dan terus berkarya. Mudah-mudahan karya musisi Palabuhanratu tidak hanya dikenal di daerah saja, tetapi juga bisa menembus industri musik nasional,” tutup Reza.



Sementara itu, Firman mengaku dirinya hadir di acara Music On The Street karena merasa senang dan terkesan melihat energi positif dari para musisi yang tampil.


“Saya datang ke sini karena melihat energi dan respons dari teman-teman musisi sangat luar biasa. Kegiatan yang dibuat oleh anak-anak Music On The Street ini sangat positif dan menarik perhatian saya,” ujar Firman.



“Saya kira Palabuhanratu cuma punya Band Goliath, ternyata di sini banyak sekali musisi hebat dan multitalenta. Bahkan menurut saya kualitasnya tidak kalah dengan musisi-musisi di luar daerah,” katanya.



Firman pun menyampaikan ketertarikannya untuk ikut memberikan dukungan kepada para musisi lokal agar dapat berkembang lebih luas hingga masuk ke industri musik nasional.


“Saya ingin memberikan support, baik dengan mewadahi maupun membuka jalan supaya musisi Palabuhanratu bisa lebih berkarya dan dikenal di musik nasional,” tambahnya.


Di akhir penyampaiannya, Firman berharap para musisi di Palabuhanratu tetap kompak dan solid dalam membangun dunia musik daerah.


“Saya berharap para musisi di sini tetap kompak dan solid. Pemerintah setempat juga seharusnya ikut memberikan dukungan agar para musisi lebih semangat lagi untuk berkarya. Sayang sekali kalau potensi sebesar ini tidak mendapat perhatian, karena musisi di Palabuhanratu sangat bagus, kreatif, dan punya peluang untuk bersaing di musik nasional,” pungkasnya.



Jurnalis : Sopiyan /eno