Desa Sukajaya Resmi Resmi Jadi Desa Wisata TIKUKUR, Pariwisata Berbasis Masyarakat.

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Jelang ASN Run 2026, Ratusan ASN Sukabumi Gelar Fun Run di Palabuhanratu

  KABAR UPDATE | SUKABUMI  — Semangat hidup sehat di kalangan aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Sukabumi semakin meningkat. Hal itu terl...

Desa Sukajaya Resmi Resmi Jadi Desa Wisata TIKUKUR, Pariwisata Berbasis Masyarakat.

KABAR UPDATE
Sabtu, 30 Mei 2026

 


KABAR UPDATE | SUKABUMI - Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Desa Sukajaya , Kecamatan Sukabumi sebagai Desa Wisata Tikukur. Peresmian dilaksanakan dalam momen Festival Seni Budaya Tikukur 2026 di Bale Tkukur, Desa Sukajaya, Sabtu, 16 Mei 2026. 


Desa Wisata Tikukur sendiri, merupakan satu dari 31 Desa/Kampung Wisata yang telah dikukuhkan Bupati Sukabumi Asep Japar, belum lama ini. Desa tersebut menonjolkan berbagai potensi wilayahnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi yang luar biasa. Baik dari sisi alam, budaya, maupun UMKM. Kehadiran desa wisata menjadi salah satu upaya mendorong potensi tersebut dari mulai tingkat desa. 


“Kami memiliki potensi yang luar biasa. Dengan adanya desa wisata yang dibantu Komite Ekonomi Kreatif, kami yakin potensi ekonomi desa dapat terdongkrak,” ujarnya. 


Oleh karena itu, bupati mendorong seluruh desa di Kabupaten Sukabumi dapat menggali dan menonjolkan potensi wilayahnya. Hal itu sebagai salah satu upaya meningkatkan perekonomian desa ke depannya. 


“Kami pun dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat. Ini merupakan upaya untuk membangun pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ucapnya.


Bahkan ke depannya, desa wisata ini bukan hanya menghadirkan destinasi dan atraksi wisata, namun membuka berbagai peluang bagi masyarakat. 


“Kehadiran desa wisata ini, bisa membuka peluang usaha, menciptakan lapangan pekerjaan, mengembangkan UMKM, melestarikan budaya lokal, serta ekonomi kreatif masyarakat,” ungkapnya. 


Bupati mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi, bersinergi, serta menjaga kelestarian potensi lokal Berbasis sektor pariwisata dan budaya.


“Di samping itu juga, kita harus terus meningkatkan kualitas SDM, membangun pelayanan wisata yang aman, nyaman, dan berkesan bagi wisatawan,” bebernya.


Jurnalis: Ayi Suherman