KABAR UPDATE | SUKABUMI - Dinas perdagangan dan perindustrian Kabupaten Sukabumi mengelar Rapat Evaluasi Naskah Akademis yang di hadiri dari Sda , dinas pertanian, DlH, dari Hukum , dari dinas perindustrian ,Dinas pariwisata, dan yang lain nya. Dan rancangan peraturan Bupati Sukabumi (perpub ) tentang pengelolaan panas bumi untuk Pemanfaatan Langsung , kegiatan ini bertujuan menyempurnakan regulasi yang akan menjadi pedoman dalam pemanfaatan potensi panas bumi di Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan tersebut menghadirkan Narasumber Husin Setia Nugraha ,S,T,M,Sc. Dari Pusat Sumber Daya Mineral , Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) Badan Geologi serta Rina Wahyuningsih dari Bandung yang memberikan Pemaparan mengenai pengelolaan dan pemanfaatan langsung energi panas bumi.
Dalam pemaparannya Husin Setia Nugraha menjelaskan bahwa panas bumi merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat , pemanfaatan tersebut dapat di terapkan pada sektor pertanian, perikanan,pariwisata, kesehatan, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah UMKM
Sementara itu Zaki zain menekankan pentingnya penyusunan regulasi komperansif dan pemanfaatan panas bumi dapat dilakukan secara optimal ,berkelanjutan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,menurutnya keberadaan regulasi yang jelas dan akan menhadi landasan penting dalam pengembangan potensi panas bumi di daerah.
Rapat Evaluasi berlangsung secara diskusi yang aktv dan kondusif ,para peserta memberikan berbagai masukan dan saran terhadap naskah akademis maupun rancangan peraturan Bupati yang sedang disusun ,masukan tersebut akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum pelaturan di tetapkan.
Melalui kegiatan ini pemerintah kabupaten Sukabumi berharap pengelolaan Panas bumi untuk Pemanfaatan Langsung dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi daerah ,membuka peluang usaha baru,serta mendukung pertumbuhan pembangunan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan ,selain itu ,pemanfaatan energi panas bumi diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat disekitar kawasan yang memiliki potensi sumberdaya tersebut.
Jurnalis: Evi Susanti




