Dukung Pembangunan Sukabumi, LSPR dan Universitas Esa Unggul Gelar Edukasi Komunikasi Pemasaran Politik bagi TPP

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Hari Lahir Pancasila di Mimika, Seluruh Elemen Bangsa Bersatu Perkuat Ideologi Negara

KABAR UPDATE  | MIMIKA  - Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (1/...

Dukung Pembangunan Sukabumi, LSPR dan Universitas Esa Unggul Gelar Edukasi Komunikasi Pemasaran Politik bagi TPP

KABAR UPDATE
Selasa, 02 Juni 2026

 


KABAR UPDATE | SUKABUMI – Dalam upaya memperkuat tata kelola dan akselerasi pembangunan di tingkat daerah, LSPR Institute of Communication & Business (melalui Centre for Research and Community Service) berkolaborasi dengan Universitas Esa Unggul menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).


​Acara yang berlangsung di Kopi Nako Sukabumi ini mengusung tema besar: "Penerapan Komunikasi Pemasaran Politik Model Kontingensi dalam Pendampingan Pembangunan di Daerah melalui (TPP) di Daerah Sukabumi." Kegiatan yang digelar pada Selasa, 2 Juni 2026 ini menyasar para Tenaga Pendamping Profesional (TPP) sebagai ujung tombak pembangunan masyarakat desa.


​Dihadiri Pejabat Daerah dan Kepala Desa


​Acara ini terbilang strategis dan mendapat atensi besar dari pemangku kebijakan setempat. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran jajaran pejabat penting Kabupaten Sukabumi, di antaranya Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol), Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Sekdis DPMD), serta Tenaga Ahli (TA) dari Kementerian Kabupaten Sukabumi.


​Tidak hanya dari jajaran birokrasi, sejumlah kepala desa pun turut hadir secara langsung untuk memberikan dukungan penuh. Di antaranya adalah Kepala Desa Pasir Datar Indah, Karang Tengah, Sukamantri, dan Bojongsawah, beserta tamu undangan penting lainnya.


​Komunikasi Dua Arah dan Diskusi Kritis


​Tidak sekadar mendengarkan pemaparan searah, esensi dari kegiatan PKM ini justru hidup melalui sesi komunikasi dua arah dan tanya jawab interaktif. Dipandu oleh moderator Fauzie Hikmatussalam, S.Kom, M.I.Kom, para kepala desa dan TPP memanfaatkan momen ini untuk berdiskusi kritis mengenai tantangan riil di lapangan.


​Berbagai pertanyaan seputar strategi mengatasi resistensi komunikasi di masyarakat desa, optimalisasi media sosial dengan keterbatasan infrastruktur, hingga penyelarasan tugas TPP dengan regulasi terbaru menjadi topik hangat yang dijawab langsung oleh para guru besar dan pemateri secara solutif.


​Respon Positif dari Pemerintah Daerah dan Perwakilan Desa


​Kehadiran para pemangku kebijakan ini membuahkan respons yang sangat positif terhadap inisiatif akademis yang dibawa oleh LSPR dan Universitas Esa Unggul.


​Komentar Perwakilan Pemerintah Daerah (Kesbangpol / DPMD Kabupaten Sukabumi):



"Kami sangat mengapresiasi langkah nyata dari LSPR dan Universitas Esa Unggul. Tantangan pembangunan di era digital ini bukan lagi sekadar membangun infrastruktur fisik, melainkan bagaimana membangun komunikasi yang harmonis antara pendamping (TPP), pemerintah desa, dan masyarakat. Pendekatan komunikasi pemasaran politik dengan model kontingensi ini sangat relevan agar program pembangunan pemerintah dapat dipahami secara tepat, transparan, dan minim konflik di lapangan."



​Komentar Perwakilan Kepala Desa (Menyuarakan aspirasi Desa Pasir Datar Indah, Karang Tengah, Sukamantri, dan Bojongsawah):


"Bagi kami di tingkat desa, kehadiran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang adaptif adalah kunci. Pelatihan ini membuka mata kami bahwa setiap desa memiliki karakteristik unik yang tidak bisa disamaratakan. Dengan strategi komunikasi yang fleksibel dan pemanfaatan media yang diajarkan hari ini, kami optimis potensi lokal desa-desa di Sukabumi bisa dikemas dengan lebih menarik dan dikenal luas."



​Harapan Besar Menuju "Sukabumi Mubarokah"


​Melalui pembekalan strategi komunikasi kontingensi dan pemanfaatan media ini, terselip harapan besar bagi masa depan Kabupaten Sukabumi. Sinergi antara TPP yang terampil berkomunikasi, aparatur desa yang responsif, dan regulasi yang dipatuhi dengan baik diharapkan mampu menjadi katalisator utama untuk mewujudkan visi Sukabumi Mubarokah (Sholeh, Berbudaya, dan Sejahtera).


​Pembangunan yang mubarokah (penuh berkah) dinilai dapat tercapai apabila proses pembangunan di desa-desa berjalan dengan transparan, berbasis gotong royong, religiusitas, serta didukung oleh penyampaian informasi yang sejuk, jujur, dan mengedukasi masyarakat luas.


​Kolaborasi Pakar dan Akademisi Senior


​Program pengabdian ini menghadirkan jajaran pakar dan akademisi terkemuka sebagai pembicara:


• ​Prof. Dr. Lely Arrianie, M.Si – Penerapan Komunikasi Pemasaran Politik Model Kontingensi dalam Pendampingan Pembangunan di Daerah melalui TPP di Sukabumi.

• ​Prof. Dr. Juanda, SH., MH – Tugas (TPP) sesuai Peraturan Perundang-undangan.

• ​Prof. Dr. Suraya, M.Si – Pemanfaatan Media dalam Program Pedesaan bagi (TPP) di Sukabumi.

• ​Marlina, S.E., M.I.Kom – Komunikasi Pemasaran dalam Kepemimpinan Kontingensi.


​Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus mengawal kemajuan desa, menandai sinergi yang kuat antara akademisi, birokrasi, dan pemerintah desa dalam mengawal masa depan pembangunan Sukabumi yang lebih maju.


Jurnalis: Evi Susanti