KPU kabupaten Sukabumi Perkuat Pendidikan Pemilih Berkelanjutan , Heri Gunawan Ajak Generasi Muda Jaga pemilih Kunci Cerdas Demokrasi Berkualitas.

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

KPU kabupaten Sukabumi Perkuat Pendidikan Pemilih Berkelanjutan , Heri Gunawan Ajak Generasi Muda Jaga pemilih Kunci Cerdas Demokrasi Berkualitas.

  KABAR UPDATE | SUKABUMI - komisi pemilihan Umum (KPU ) Kabupaten Sukabumi  menggelar kegiatan  Sosialisasi dan Pendidikan  Pemilih berkel...

KPU kabupaten Sukabumi Perkuat Pendidikan Pemilih Berkelanjutan , Heri Gunawan Ajak Generasi Muda Jaga pemilih Kunci Cerdas Demokrasi Berkualitas.

KABAR UPDATE
Jumat, 31 Juli 2026

 


KABAR UPDATE | SUKABUMI - komisi pemilihan Umum (KPU ) Kabupaten Sukabumi  menggelar kegiatan  Sosialisasi dan Pendidikan  Pemilih berkelanjutan  tahun  2026 Di Hotel  Horison kota  Sukabumi , Kegiatan Ini menghadirkan  Anggota DPR RI Komisi II Heri Gunawan,  Ketua KPU  Kota Sukabumi  Imam Sutisno,  Ketua DPD  KNPI Kabupaten Sukabumi Yandra Utama Santosa, Komisioner KPU  Kota Sukabumi  lainnya, dengan melibatkan Kalangan pemuda Organisasi dan  Mahasiswa berbagai elemen masyarakat.


Dalam Sambutannya Anggota DPR RI Komisi II Heri Gunawan Menegaskan  bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama  dalam demokrasi , yakni satu orang satu suara, menurutnya tantangan  terbesar saat ini bukan hanya  menyelenggarakan pemilu, tetapi bagaimana membangun  kepercayaan masyarakat  cara menggunakan hak pilihnya .


Heri menilai masyrakt khususnya organisasi muda , kini semakin keritis dalam mementukan hak pilihan politik, ,oleh karna itu 0ara calon pemimpin tidak  cukup hanya mengandalkan  janji kampanyeunya, tetapi harus mampu  menunjukan rekam jejak integritas dan kerja nyata.


  " Kalau menyampaikan ke para pemuda tidak usah bertele tele yang penting konkret, anak muda sekarang  melihat isi dan bukti bukan sekedar janji," ujar Heri.


 Iya juga mengiatkan masyrakat  agar tidak mudah tergoda praktik politik uang maupun  berbagai bentuk iming iming menjelang pemilu , menurutnya pemilih harus menurutnya , pemilih harus menentukan pilihan  berdasarkan rekam jejak , integritas  dan kapasitas calon ,demi melahirkan pemimpin yang berkualitas.


Sementara itu Ketua DPD KNPPI Kabupaten Sukabumi Yandra Utama Samtosa mengakak  generasi muda  menjadi pemuda negarawan yaitu pemuda yang menjadi integritas  berpikir jangka panjang , serta mengutamakan kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi  maupun kelompok.



 Menurut Yandra 60% pemilih Indonesia berada pada  rentang usia 17 hingga  40 tahun. Karna itu generasi muda menjadi pembantu arah demokrasi , baik dalam pemilihan presiden ,kepala daerah, maupun anggota  legislatif.


 Dia menegaskan bahwa pemuda harus memilih yang cerdas dengan menggunakan nalar, data dan rekam jejak  calon dalam menentukan  pilihan, selain itu, pemuda juga  harus berani menolak praktik politik  uang dan ikut mengawasi jalan nya pemilu agar berjalannya pemilu dengan jujur dan adil.


  "Demokrasi yang berkualitas lahir dari pemilih yang berintegritas , bukan dari politik, transaksional pemuda harus menjadi penjaga demokrasi agar mengasilkan pemimpin  yang benar benar untuk rakyat," kata Yandra .


Sedangkan  Komisioner  KpU kota Sukabumi  Seni menjeladkan bahwa pendidikan  pemilih  upaya merupakan program berkelanjutan KPU, ia menegaskan bahwa pemilu adalah tanggung jawab bersama, sehingga masyarakat diharapkan  tidak hanya menggunakan  hak pilih. tetapi juga aktif mengaeal jalannya pemerintahan  serta mendukung program  pemuktahiran data  pemilih dan  pendidikan demokrasi,


Ketua KPU Kota Sukabumi IMan Sutrisno, mengatakan bahwa demokrasi tidak berhenti saat pemungutan suara , masyrakat harus terus  mengawal wakil rakyat yang telah dipilih  agar tetap menjalankan amanah dan menjaga kualitas demokrasi .


Melalui kegiatan ini, KPU Kota Sukabumi  berharap berpartisipasi  masyrakat dalam pemilu semakin meningkat, sekaligus melahirkan pemilih yang Cerdas, kritis dan bertanggung jawab  dalam menjaga demokrasi  yang jujur, adil dan berkualitas.


Jurnalis: Evi Susanti