Heri Gunawan Dorong Kolaborasi IPDN, Media, dan UMKM Perkuat Daya Saing Digital

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

KPU kabupaten Sukabumi Perkuat Pendidikan Pemilih Berkelanjutan , Heri Gunawan Ajak Generasi Muda Jaga pemilih Kunci Cerdas Demokrasi Berkualitas.

  KABAR UPDATE | SUKABUMI - komisi pemilihan Umum (KPU ) Kabupaten Sukabumi  menggelar kegiatan  Sosialisasi dan Pendidikan  Pemilih berkel...

Heri Gunawan Dorong Kolaborasi IPDN, Media, dan UMKM Perkuat Daya Saing Digital

KABAR UPDATE
Kamis, 30 Juli 2026

 


KABAR UPDATE | SUKABUMI – Anggota Komisi II DPR RI Heri Gunawan mendorong kolaborasi antara Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), pemerintah, media, dan masyarakat dalam memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital.


Hal tersebut disampaikan Heri Gunawan saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) IPDN bertema "Transformasi Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM" yang digelar pada Kamis (30/7/2026) di Hotel Taman Sari, Kota Sukabumi.


Dalam paparannya, Heri menilai perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk memperluas pasar produk lokal. Menurutnya, penguatan UMKM tidak cukup hanya melalui pelatihan digital, tetapi juga memerlukan akses permodalan, pendampingan, serta kolaborasi lintas lembaga.


"Yang dibutuhkan bukan hanya transformasi pemasaran digital, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar memiliki kesempatan membangun usaha dan memperoleh akses terhadap program pemberdayaan," ujarnya.


Heri menjelaskan, meski Komisi II DPR RI bukan mitra langsung Kementerian UMKM, sinergi melalui Kementerian Dalam Negeri dan IPDN dapat membuka peluang kolaborasi untuk menghadirkan program pemberdayaan masyarakat, termasuk bagi wirausaha pemula.


Ia mengusulkan agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi berlanjut dalam bentuk pendampingan serta pembentukan komunitas wirausaha pemula dengan melibatkan organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan berbagai pemangku kepentingan.


Pada kesempatan itu, Heri juga memperkenalkan IPDN sebagai perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri yang seluruh biaya pendidikannya ditanggung negara. Ia mengajak masyarakat yang memiliki putra-putri berprestasi untuk mempersiapkan diri mengikuti seleksi masuk IPDN.


Sementara itu, Dekan Fakultas Politik Pemerintahan IPDN, Sri Hartini, mengatakan media memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan UMKM. Selain menyebarluaskan informasi, media juga berperan membangun citra produk lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global melalui pemanfaatan teknologi digital.


Sesi diskusi berlangsung interaktif. Sejumlah peserta yang berasal dari kalangan wartawan, organisasi masyarakat, mahasiswa, hingga pelaku UMKM menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari persaingan produk lokal dengan platform digital, akses pembiayaan usaha, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga kepastian hukum bagi pedagang kecil.


Menanggapi berbagai pertanyaan tersebut, Heri menegaskan bahwa selain dukungan pemerintah melalui regulasi dan program pemberdayaan, keberhasilan UMKM juga sangat ditentukan oleh komitmen para pelaku usahanya.


"Kita harus menghargai produk lokal dan konsisten menjalankan usaha. Pemerintah dapat memberikan dukungan melalui kebijakan dan program, tetapi keberhasilan usaha tetap bergantung pada semangat, konsistensi, dan komitmen pelaku UMKM itu sendiri," pungkasnya.


Jurnalis: Evi Susanti