Kasum TNI Hadiri Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Cuaca Jawa Barat Didominasi Berawan dan Hujan, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

  KABAR UPDATE  | BANDUNG -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat pada Rab...

Kasum TNI Hadiri Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera

KABAR UPDATE
Selasa, 27 Januari 2026

 


KABAR UPDATE  | JAKARTA - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua I Satuan Tugas (Satgas) menghadiri Rapat Koordinasi percepatan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana alam di wilayah Sumatera. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Sasana Bhakti Praja, Gedung C Lantai 3 Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026).


Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera menunjukkan tren positif, meskipun tingkat kemajuannya berbeda-beda di setiap daerah. Di Sumatera Barat, mayoritas wilayah terdampak bencana telah berangsur pulih. Sebagian daerah bahkan telah kembali normal, sementara wilayah lainnya berada pada fase mendekati normal.


Upaya percepatan pemulihan difokuskan pada perbaikan infrastruktur dasar serta pemulihan layanan vital bagi masyarakat, seperti listrik, air bersih, bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan konektivitas transportasi. Selain itu, dilakukan pula normalisasi sungai sebagai bagian dari langkah pemulihan sekaligus mitigasi bencana jangka panjang.


Sementara itu, di Sumatera Utara progres pemulihan dinilai cukup signifikan. Sejumlah daerah telah kembali normal dan sebagian besar wilayah lainnya mendekati kondisi normal, meskipun masih terdapat beberapa lokasi yang memerlukan perhatian khusus.


Berbeda halnya dengan Aceh, di mana proses pemulihan pascabencana masih membutuhkan penanganan lebih intensif. Hal ini ditandai dengan terbatasnya wilayah yang pulih sepenuhnya serta masih adanya daerah yang berada dalam tahap pemulihan, sehingga memerlukan dukungan berkelanjutan dan penanganan yang terfokus.


Kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan unsur terkait lainnya dinilai memberikan dampak nyata terhadap percepatan pemulihan di berbagai wilayah terdampak. Dengan tren pemulihan yang terus menunjukkan perkembangan positif, pemerintah optimistis upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera akan berjalan konsisten, sehingga kondisi sosial dan aktivitas masyarakat dapat kembali pulih secara menyeluruh.


Sumber: Puspen TNI 

Editor: Ismet