Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Sukakarya Rusak Parah, Warga Desak Pemkot Sukabumi Bertindak Cepat

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Cuaca Jawa Barat Didominasi Berawan dan Hujan, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

  KABAR UPDATE  | BANDUNG -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat pada Rab...

Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Sukakarya Rusak Parah, Warga Desak Pemkot Sukabumi Bertindak Cepat

KABAR UPDATE
Minggu, 25 Januari 2026

 


KABAR UPDATE | KOTA SUKABUMI - Cuaca ekstrem kembali menimbulkan dampak serius bagi warga. Sebuah rumah milik Pak Samsul warga RT 04 RW 09 Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong kota Sukabumi  mengalami kerusakan cukup parah akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu (24/01/26).


Sedikitnya lima lembar asbes atap rumah beterbangan, sementara beberapa asbes lainnya pecah dan menyebabkan kebocoran, sehingga mengancam kenyamanan dan keselamatan penghuni rumah, terlebih saat hujan turun.


Peristiwa tersebut telah dilaporkan secara berjenjang oleh warga kepada Ketua RT 04, Bapak Ruswandi, dan langsung diteruskan kepada Lurah Sukakarya. 


Menindaklanjuti laporan awal, pihak kelurahan meminta agar laporan dilengkapi dengan bukti visual berupa foto dan video sebagai penguat administrasi dan dasar pengajuan bantuan.


Warga setempat berharap Pemerintah Kota Sukabumi dapat segera turun tangan dan memberikan bantuan perbaikan rumah, mengingat kerusakan terjadi bukan karena kelalaian pemilik, melainkan dampak langsung dari cuaca ekstrem.


“Jika tidak segera diperbaiki, kebocoran atap akan semakin parah dan membahayakan penghuni rumah, terutama saat hujan deras,” ujar warga sekitar.


Masyarakat menilai respons cepat pemerintah sangat dibutuhkan, agar warga terdampak tidak terus berada dalam kondisi rawan. Warga juga berharap kejadian ini menjadi perhatian serius Pemkot Sukabumi dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang belakangan kerap terjadi.


Dengan kondisi atap yang rusak dan rawan bocor, bantuan darurat dan perbaikan secepatnya menjadi kebutuhan mendesak. Warga menunggu langkah nyata pemerintah agar rumah terdampak angin kencang dapat kembali layak huni. Pungkasnya.


Jurnalis: Saepul Ramdani