Akses Jalan Terganggu Akibat Longsor Tanjakan Dahu, Pemdes Cibuntu Imbau Warga Tetap Waspada

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Cuaca Jawa Barat Didominasi Berawan dan Hujan, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

  KABAR UPDATE  | BANDUNG -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat pada Rab...

Akses Jalan Terganggu Akibat Longsor Tanjakan Dahu, Pemdes Cibuntu Imbau Warga Tetap Waspada

KABAR UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026

 


KABAR UPDATE | SUKABUMI - Telah terjadi peristiwa longsor di kawasan Tanjakan Dahu, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (13/1/2026). 


Longsor terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga menyebabkan material tanah dan bebatuan menutupi sebagian badan jalan.


Sekretaris Desa Cibuntu, Asep, menjelaskan bahwa dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. 


“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor ini. Namun material longsoran sempat menutupi sebagian akses jalan di Tanjakan Dahu,” ujarnya.



Asep menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari masyarakat, unsur Babinkamtibmas, Babinsa, masyarakat setempat, serta BPBD Kabupaten Sukabumi langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.


“Langkah cepat dilakukan dengan berkoordinasi bersama Babinkamtibmas, Babinsa, BPBD, dan warga guna memastikan kondisi lokasi serta mengantisipasi potensi longsor susulan,” ujar Asep.


Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, akses jalan sempat terganggu akibat tertutup material longsor. Proses pembersihan dilakukan secara gotong royong sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.


Pemerintah Desa Cibuntu bersama warga setempat telah melakukan langkah-langkah awal dengan membersihkan material longsor secara gotong royong serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.


Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras, mengingat wilayah tersebut rawan terjadinya longsor. 


Pemerintah desa juga mengajak warga untuk segera melaporkan apabila terjadi tanda-tanda pergerakan tanah di sekitar permukiman maupun akses jalan.


Imbauan  untuk masyarakat tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terjadi tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi bencana lainnya.



Jurnalis: U Rahmawan