KABAR UPDATE | SUKABUMI – Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi wisata alam yang menarik, salah satunya adalah Curug Cierang yang berlokasi di Kampung Cierang.
Curug ini menjadi salah satu destinasi wisata alam yang layak dikembangkan karena keindahan dan keasriannya.
Curug Cierang memiliki ketinggian sekitar 25 meter dengan aliran air yang bersih dan jernih.
Kondisi alam yang masih alami menjadikan curug ini daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam, kesejukan udara, serta keindahan panorama sekitar.
Akses menuju Curug Cierang terbilang cukup mudah. Pengunjung dapat menggunakan sepeda motor dengan jarak tempuh sekitar 1 kilometer dari kawasan Geyser Cipanas Cisolok, atau sekitar 600 meter dari permukiman warga Desa Wangunsari.
Jalur menuju lokasi juga menyuguhkan pemandangan alam yang masih hijau dan asri.
Sekretaris Desa Wangunsari, Eris, menjelaskan bahwa Curug Cierang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan desa dan
Berencana untuk mengembangkan potensi Curug cierang didesa wangunsari.
“Curug Cierang merupakan aset wisata alam Desa Wangunsari yang perlu dijaga dan dikembangkan bersama. Selain memiliki air yang jernih dan lingkungan yang masih alami, keberadaan curug ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” ujarnya.
Pemerintah Desa Wangunsari berharap dengan pengelolaan yang baik serta dukungan berbagai pihak, Curug Cierang dapat menjadi destinasi wisata yang dikenal luas dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
"Lanjut"
" Sekretaris Desa Eris Harapkan Pengembangan Curug Cierang Jadi Destinasi Wisata Unggulan.
Sekretaris Desa Eris menyampaikan harapannya agar potensi wisata alam Curug Cierang dapat terus digali dan dikembangkan secara optimal sehingga mampu menarik lebih banyak pengunjung dari berbagai daerah.
Menurut Sekretaris Desa Eris, Curug Cierang memiliki keindahan alam yang masih asri, udara yang sejuk, serta panorama alam yang sangat potensial untuk dijadikan destinasi wisata unggulan desa.
Namun, potensi tersebut perlu dikelola dengan baik melalui kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak terkait.
“Kami berharap Curug Cierang bisa lebih dikenal luas dan menjadi daya tarik wisata yang ramai dikunjungi. Dengan pengelolaan yang baik, mulai dari perbaikan akses jalan, fasilitas pendukung, hingga promosi yang berkelanjutan, Curug Cierang dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat desa dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar curug agar keindahan alam tetap terjaga. Menurutnya, pengembangan wisata harus sejalan dengan upaya pelestarian alam dan kearifan lokal.
Pemerintah desa, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan menggali potensi yang ada, termasuk melibatkan generasi muda dalam pengelolaan dan promosi wisata Curug Cierang melalui media sosial dan berbagai kegiatan kreatif.
Dengan adanya pengembangan yang terarah, Sekretaris Desa Eris optimistis Curug Cierang tidak hanya menjadi kebanggaan desa, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan membuka peluang usaha baru bagi warga setempat.
Jurnalis: U Rahmawan



