Pemdes Gandasoli Salurkan Insentif Lembaga Desa dan Tenaga Penggerak

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Manggala Garuda Putih dan Srikandi Sukabumi Raya Meriahkan HUT ke-81 RI

  KABAR UPDATE | SUKABUMI — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Manggala Garuda Putih be...

Pemdes Gandasoli Salurkan Insentif Lembaga Desa dan Tenaga Penggerak

KABAR UPDATE
Jumat, 21 Agustus 2026



KABAR UPDATE | SUKABUMI — Pemerintah Desa Gandasoli, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, menyalurkan insentif dan biaya operasional bagi sejumlah lembaga desa serta tenaga penggerak masyarakat.



Penyaluran tersebut diberikan kepada Guru Ngaji/TPQ untuk periode enam bulan, Maret–Agustus, Kader Posyandu dan Guru PAUD untuk periode April–Agustus, serta RT/RW, MUI Desa, Satlinmas, TP PKK, LPMD dan Karang Taruna untuk periode tiga bulan.


Dana yang disalurkan bersumber dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Non-PBB dan Retribusi Daerah Tahun Anggaran 2026.


Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Gandasoli Syasudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh penerima insentif yang selama ini berperan aktif dalam membantu pemerintah desa melayani masyarakat.





“Bapak Ibu semua adalah orang-orang hebat di balik layar. Yang membangunkan warga subuh-subuh untuk mengaji, yang menimbang balita di tengah panas, yang menjaga ronda, yang mengurus PKK. Mungkin selama ini kami belum bisa memberikan yang besar. Tapi insentif ini adalah bentuk hormat dan terima kasih kami dari Pemerintah Desa,” ungkapnya.


Ia berharap para penerima tidak melihat insentif hanya dari besar kecilnya nominal, tetapi sebagai bentuk penghargaan pemerintah desa atas pengabdian dan kerja keras yang telah diberikan.


“Jangan dilihat dari besar kecilnya, tetapi lihatlah ini sebagai bentuk penghargaan bahwa kerja keras Bapak Ibu dilihat dan dihargai oleh desa,” tambahnya.


Sekretaris Desa Syamsudin juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan kekompakan seluruh unsur yang ada di Desa Gandasoli. Menurutnya, setiap persoalan internal hendaknya diselesaikan secara baik di lingkungan internal tanpa mengorbankan kebersamaan yang selama ini telah terbangun.


“Kalau ada masalah di internal kita, selesaikan di internal kita. Jangan sampai karena beda pendapat, kekompakan kita yang sudah dibangun bertahun-tahun menjadi retak. Kita satu rumah, namanya Desa Gandasoli,” tegasnya.


Sementara itu, Kepala Desa Gandasoli Ece kurniawan dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus menghargai jasa dan pengabdian para tenaga penggerak masyarakat.


“Saya titip pesan. Untuk Guru Ngaji, teruslah mencerdaskan anak-anak kita dengan Al-Qur’an. Untuk Kader Posyandu dan PAUD, teruslah menjaga generasi emas desa kita. Untuk RT/RW, LPMD, PKK, Karang Taruna, Satlinmas dan MUI, teruslah menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa Desa Gandasoli merupakan milik bersama sehingga diperlukan kekompakan seluruh elemen masyarakat agar berbagai program pembangunan dan pelayanan dapat berjalan dengan baik.


“Desa ini milik kita bersama. Kalau kita kompak, insyaallah semua program akan berjalan lancar dan masyarakat yang merasakan manfaatnya,” katanya.


Kepala Desa Gandasoli Ece kurniawan juga mengingatkan bahwa insentif yang diberikan berasal dari uang rakyat sehingga harus dipertanggungjawabkan melalui pengabdian dan kerja nyata.


“Insentif ini bersumber dari uang rakyat, yaitu Dana Desa dan ADD. Maka wajib kita pertanggungjawabkan bersama dengan kerja nyata untuk masyarakat,” tegasnya.


Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan insentif kepada masing-masing penerima melalui masing-masing Pelaksana Kegiatan Anggaran (PKA) sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.



Jurnalis : Sopiyan