KABAR UPDATE | SUKABUMI - Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Nuryamah, menyampaikan bahwa kini masyarakat semakin mudah mengakses informasi dan memahami berbagai jenis pelanggaran Pemilu melalui sistem SIGAP. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran sekaligus kemampuan masyarakat dalam mengenali, memahami, dan melaporkan pelanggaran yang terjadi selama proses demokrasi.
Nuryamah menjelaskan sistem SIGAP dirancang agar edukasi pengawasan Pemilu dapat dijangkau secara luas, cepat, dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok desa.
"Kini masyarakat semakin mudah mengakses dan memahami segala hal terkait pelanggaran Pemilu melalui SIGAP. Mulai dari mengenali jenis pelanggaran, batas-batas aturan, hingga tata cara pelaporan yang benar" Jelas Nuryamah Kepada Wartawan. Usai Mengikuti Acara Pemahaman dan Pengawasan Pemilu Bersama Anggota DPR RI Komisi II Heri Gunawan. Sabtu (08/08/2026) di Hotel Fress Kota Sukabumi.
Lebih lanjut Nuryamah, menurutnya Tujuan itu agar masyarakat tidak hanya paham, tetapi juga mampu menjadi mata dan telinga pengawas yang handal bersama kami. Semakin banyak yang paham, semakin bersih Pemilu dari pelanggaran
Dengan kemudahan akses informasi tersebut, diharapkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi dan menjaga kemurnian Pemilu semakin meningkat, sehingga proses demokrasi berjalan jujur, tertib, dan akuntabel.
Jurnalis: Evi Susanti


