Ketua Restoe Boemi Kia Florita Ajak Warga Kelola Sampah dari Rumah

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Diren Pandimas di Istana Presiden: Sebuah Perjalanan dari Sukabumi untuk Mengisi Kemerdekaan RI ke-81

  KABAR UPDATE | JAKARTA - Ada pengalaman yang mungkin hanya datang sekali, tetapi meninggalkan kesan panjang. Bagi tokoh muda inspiratif a...

Ketua Restoe Boemi Kia Florita Ajak Warga Kelola Sampah dari Rumah

KABAR UPDATE
Senin, 17 Agustus 2026

 


KABAR UPDATE  | SUKABUMI – Persoalan sampah menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Sukabumi. Melalui komunitas lingkungan Restoe Boemi, masyarakat didorong untuk mengelola dan memilah sampah sejak dari rumah.


Ketua Restoe Boemi Kota Sukabumi, Kia Florita, mengatakan komunitas ini dibentuk untuk meningkatkan kepedulian lingkungan. Ia turun langsung ke lapangan untuk melihat persoalan sampah di masyarakat.


Menurut Kia, sampah masih menjadi masalah besar di Kota Sukabumi, termasuk di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul yang sudah mendekati kapasitas maksimal.


“Kalau sampah terus dibawa ke TPA, itu bukan solusi. Masalahnya hanya berpindah dan menumpuk,” ujarnya.


Ia menegaskan, penyelesaian harus dimulai dari hulu, yakni rumah tangga. Karena itu, Restoe Boemi aktif mengedukasi masyarakat dan sekolah tentang pemilahan sampah.



Kia mengajak warga mengenali empat jenis sampah: organik, anorganik, residu, dan B3.


Sampah organik dapat diolah menjadi kompos, baik dengan biopori maupun wadah sederhana. Sampah anorganik bisa dijual atau didaur ulang. Sampah residu dan B3 harus dipisahkan dan ditangani khusus.


Ia juga mengapresiasi kreativitas warga RW 09 yang mengolah sampah anorganik menjadi karya bernilai guna.


“Kalau kita sudah tahu jenis sampah, tinggal memilah dari rumah. Mau?” ajaknya.


Kia menegaskan, penanganan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak. Melalui gerakan Restoe Boemi, diharapkan masyarakat terbiasa memilah sampah dari rumah untuk mengurangi beban TPA Cikundul dan mewujudkan Kota Sukabumi yang bersih dan sehat.


Jurnalis: Evi Susanti