Sholawat Bergema di Pasir Pulus, YFSBBP Hidupkan Semangat Meneladani Rasulullah

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Cuaca Jawa Barat Didominasi Berawan dan Hujan, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

  KABAR UPDATE  | BANDUNG -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat pada Rab...

Sholawat Bergema di Pasir Pulus, YFSBBP Hidupkan Semangat Meneladani Rasulullah

KABAR UPDATE
Rabu, 10 September 2025

 


KABAR UPDATE | SUKABUMI – Malam yang penuh cahaya dan syahdu menyelimuti Desa Pasir Pulus ketika Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan (YFSBBP) bersama masyarakat setempat menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Suara lantunan sholawat bergema, berpadu dengan semangat kebersamaan yang membara di hati jamaah yang hadir.


Acara yang berlangsung penuh khidmat itu menjadi momentum bagi masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga. Tidak hanya doa dan sholawat yang dikumandangkan, tetapi juga pesan-pesan kebaikan yang menggugah hati.


Dalam wawancaranya, Ketua Umum YFSBBP, H. Isep Dadang Sukmana, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya seremoni tahunan, melainkan wujud cinta umat Islam kepada Rasulullah.


"Kami ingin Maulid ini menjadi ajang untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan, memperkuat ukhuwah, serta menanamkan nilai-nilai luhur yang diajarkan Rasulullah SAW. Semoga kegiatan ini dapat memberikan cahaya hidayah bagi generasi muda, agar tetap berpegang teguh pada iman dan akhlak mulia," ujarnya dengan penuh haru.


H. Isep juga menegaskan bahwa YFSBBP berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga sosial kemasyarakatan.


Ratusan bahkan ribuan jamaah yang hadir larut dalam suasana religius. Doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Pajampangan. Gemuruh sholawat yang mengiringi acara seakan menjadi simbol kekuatan spiritual dan persatuan umat.


Acara ini menegaskan, bahwa meski zaman terus berubah, semangat mencintai Rasulullah dan meneladani perjuangannya akan tetap hidup di hati masyarakat Pajampangan.


Jurnalis: Ismet