Sinergi Umaro dan Legislatif : Bupati Sukabumi dan Ketua DPRD Awali Safari Muhibah Ramadhan 1447 H di Ponpes Yaspida

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Pasang Mesin Bor Air di Desa Falila

  KABAR UPDATE  | MALUKU  - Personel TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai melaksanakan pemasangan mesin bor air dalam rangka pengerjaan sasaran su...

Sinergi Umaro dan Legislatif : Bupati Sukabumi dan Ketua DPRD Awali Safari Muhibah Ramadhan 1447 H di Ponpes Yaspida

KABAR UPDATE
Selasa, 24 Februari 2026

 


KABAR UPDATE | SUKABUMI – Momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah menjadi panggung utama bagi penguatan kerukunan dan koordinasi lintas instansi di Kabupaten Sukabumi. Mengawali rangkaian agenda formal keagamaan tahun ini, Bupati Sukabumi H. Asep Japar secara resmi melaksanakan kegiatan Safari Muhibah Ramadhan 1447 H perdana. Acara yang sarat makna ini dipusatkan di Pondok Pesantren Darussyfa Al-Fitroh Yaspida, Selasa (24/02/2026).


​Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol ketaatan spiritual, tetapi juga manifestasi nyata dari kolaborasi antara Pemerintah Daerah (Eksekutif) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Legislatif) dalam menyapa masyarakat secara langsung di akar rumput.


​Kehadiran Tokoh Kunci dan Simbol Kebersamaan


​Selain dihadiri langsung oleh Bupati H. Asep Japar dan Wakil Bupati H. Andreas, acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Kapolres, Dandim, Kadis, Kades Se-Kecamatan Kadudampit, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar, Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, serta para Alim Ulama yang menjadi suluh bagi masyarakat Sukabumi. Kehadiran para pimpinan daerah ini di tengah-tengah santri dan tokoh agama di Ponpes Yaspida menegaskan bahwa pembangunan Sukabumi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus melibatkan seluruh elemen "Penthelix".


​Pesan Bupati Asep Japar : Mewujudkan Sukabumi Mubarokah


​Dalam sambutannya yang menggugah, Bupati H. Asep Japar memaparkan bahwa Safari Ramadhan atau Muhibah ini adalah bagian dari ikhtiar batiniah dan lahiriah pemerintah. Beliau menekankan pentingnya tema Muhibah tahun ini yang berfokus pada peningkatan keimanan sebagai fondasi pembangunan.


​"Tema kita tahun ini adalah ikhtiar meningkatkan keimanan dan ketaqwaan dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah atau yang kita singkat MUBAROKAH. Namun, visi besar ini mustahil tercapai tanpa adanya Support, Synergy, dan Collaboration dari semua pihak, termasuk dukungan penuh masyarakat terhadap kebijakan pemerintah," tegas Bupati Asep Japar.



​Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi untuk mengetuk pintu langit agar Kabupaten Sukabumi senantiasa diberikan kemudahan dan keselamatan. "Ini adalah safari pertama saya. Kita ingin di bulan penuh berkah ini, sinergi kita semakin kuat untuk membangun Sukabumi yang lebih baik ke depannya," imbuhnya.


5 Pencapaian Kinerja 1 Tahun Pemerintahan Kabupaten Sukabumi  dibawah Kepemimpinan AA (Asep Japar dan Andreas)


1. Kenaikan UMR Kabupaten Sukabumi di 2026 

2. Penurunan Kemiskinan dibandingkan tahun sebelomnya

3. Investasi SDM dibidang Pendidikan, lewat Program Beasiswa di 23 Kecamatan kerjasama dengan Universitas Nusa Putra

4. Pembangunan Rutilahu, di 2025 sudah di 780 Unit  dari target 1000 Unit

5. Aksi Sosial Nyata Pembagian Sembako, Bazar Murah dan Kupon Hadiah Umroh


Kendala masih ada di Infrastruktur dan hal lainnya yang tentunya akan terus dikawal dan dimaksimalkan selama masa pemerintahannya.


​Ketua DPRD Budi Azhar: Dukungan Legislatif untuk Program Keagamaan


​Senada dengan Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat pemerintah daerah dalam memulai Safari Ramadhan di awal bulan puasa. Menurut Budi, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya di lembaga pendidikan seperti pesantren, adalah langkah yang sangat tepat.


​Dalam komentarnya di sela-sela acara, Budi Azhar menekankan peran DPRD dalam mengawal kebijakan yang berbasis pada nilai-nilai religius.


​"Kami dari unsur legislatif sangat mendukung penuh kegiatan Muhibah Ramadhan ini. Ini bukan sekadar seremonial, tapi bentuk kehadiran negara di tengah umat. Kami di DPRD berkomitmen untuk terus mensinergikan program-program pemerintah daerah agar selaras dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam penguatan sarana keagamaan dan kesejahteraan guru ngaji serta pesantren," ujar Budi Azhar.



​Lebih lanjut, Budi berharap momentum Ramadhan 1447 H ini dapat menjadi titik balik peningkatan etos kerja bagi aparatur sipil negara dan juga para anggota dewan dalam melayani rakyat.


​"Visi Sukabumi Mubarokah yang disampaikan Bapak Bupati adalah cita-cita kita bersama. Kami di legislatif akan memastikan fungsi pengawasan dan penganggaran berjalan optimal agar program-program yang menunjang kesejahteraan spiritual dan material masyarakat bisa terakomodasi dengan baik," tambahnya.


​Ponpes Yaspida sebagai Simbol Integrasi Pendidikan dan Spiritual


​Pemilihan Pondok Pesantren Darussyfa Al-Fitroh Yaspida sebagai lokasi perdana bukanlah tanpa alasan. Pesantren ini dikenal sebagai pusat pendidikan yang mencetak generasi unggul di Sukabumi. Kehadiran Bupati dan Ketua DPRD di sini mengirimkan pesan bahwa pemerintah sangat menaruh perhatian pada dunia pendidikan berbasis agama.


​Ketua Pondok Pesantren Yaspida menyambut hangat kunjungan ini. Baginya, kunjungan pimpinan daerah memberikan motivasi luar biasa bagi para santri untuk terus belajar dan berkontribusi bagi daerahnya di masa depan.


​Peran Baznas dalam Penyaluran Keberkahan


​Kehadiran Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi dalam rombongan Muhibah Ramadhan ini juga membawa misi sosial. Di sela-sela acara, dilakukan berbagai simbolis pemberian bantuan dan santunan. Hal ini sejalan dengan pesan Bupati mengenai pentingnya kolaborasi dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat melalui zakat dan infak.


​Pemerintah Daerah mendorong agar semangat berbagi di bulan Ramadhan ini tidak hanya dilakukan secara personal, tetapi juga terorganisir melalui lembaga resmi seperti Baznas, sehingga dampak manfaatnya bisa lebih dirasakan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.



​Mengapa Safari Ramadhan Penting Bagi Sukabumi?


​Dalam konteks pembangunan daerah, Safari Ramadhan memiliki fungsi strategis:


• ​Verifikasi Lapangan: Pemimpin daerah bisa melihat langsung kondisi infrastruktur dan sosial di sekitar lokasi kunjungan.

• ​Kanal Aspirasi: Warga dapat menyampaikan keluhan atau saran secara langsung tanpa melalui birokrasi yang panjang.

• ​Stabilitas Sosial: Pertemuan antara tokoh agama dan pemerintah mendinginkan suasana politik dan sosial di tengah masyarakat.

• ​Dakwah Pembangunan: Pemerintah menyelipkan pesan-pesan pembangunan dalam setiap materi sambutan yang bernuansa religius.


​Penutup : Menuju Sukabumi yang Lebih Berkah


​Kegiatan Muhibah Ramadhan 1447 H di Ponpes Yaspida ini merupakan langkah awal dari rangkaian perjalanan panjang Bupati dan jajaran pejabat Pemkab Sukabumi ke wilayah-wilayah lainnya. Dengan sinergi yang ditunjukkan antara Bupati Asep Japar dan Ketua DPRD Budi Azhar, masyarakat optimis bahwa program pembangunan di Kabupaten Sukabumi akan berjalan lebih harmonis.


Kegiatan ini juga sekaligus sosialisasi berbagai pencapaian kinerja Pemerintahan Kabupaten Sukabumi di 1 tahun dibawah Bupati H. Asep Japar dan Wabup H. Andreas.


​Kebersamaan ini diharapkan menjadi modal sosial yang kuat untuk mengatasi berbagai tantangan di masa depan, mulai dari isu infrastruktur, ekonomi, pendidikan, hingga pembangunan karakter bangsa yang berlandaskan iman dan taqwa. Dalam kegiatan tersebut diatas juga diberikan bantuan 204 paket sembako, bazar ramadhan dengan harga terjangkau serta bantuan undian umroh dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi.


Jurnalis: Evi Susanti