Ibu Hamil Berjuang Melahirkan di Tengah Bencana Banjir dan Longsor di Sukabumi

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Puteri Nelayan 2025: Djemima Shireen Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya Lokal

  KABAR UPDATE | SUKABUMI – Djemima Shireen, siswi berusia 17 tahun dari SMAN 1 Cisolok, resmi dinobatkan sebagai Puteri Nelayan Palabuhanr...

Ibu Hamil Berjuang Melahirkan di Tengah Bencana Banjir dan Longsor di Sukabumi

KABAR UPDATE
Selasa, 11 Maret 2025

 


Kabarupdate.net | Sukabumi - Pasca banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Sukabumi, khususnya Kecamatan Palabuhanratu dan Kecamatan Simpenan, kondisi warga terdampak semakin mengkhawatirkan. Sebanyak 12 kampung di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, hingga kini masih minim bantuan. Makanan dan pakaian layak belum juga tiba di lokasi, membuat warga semakin kesulitan. Selasa (11/3)


Salah satu warga Kampung Cikadaka, kang Dasep, berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengirimkan bantuan bagi warga yang terdampak.



"Kami sangat membutuhkan bantuan makanan dan pakaian layak pakai. Sampai sekarang, belum ada bantuan yang masuk ke desa kami," ujarnya.


Di tengah situasi sulit ini, seorang ibu hamil harus berjuang melahirkan dalam kondisi yang memprihatinkan. Demi mendapatkan pertolongan medis, ia harus berjalan kaki berkilo-kilometer melewati jalan yang tertutup longsor dan berlumpur untuk mencapai puskesmas terdekat.


Hingga saat ini, warga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah dan pihak terkait untuk segera memberikan bantuan, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, dan anak-anak. Sementara itu, tim relawan dan masyarakat setempat terus berupaya membantu evakuasi dan memenuhi kebutuhan dasar korban terdampak.


*Budiman