KABAR UPDATE | SUKABUMI - Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, Komando Distrik Militer (Kodim) 0607/Kota Sukabumi menggelar Apel Siaga Tanggap Bencana Tahun 2025, Senin (22/12/2025).
Kegiatan apel dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0607/Kota Sukabumi, Letkol Czi Indra Gunawan, S.T., M.M., dan dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Kodim 0607/Kota Sukabumi, Jalan R.A. Kosasih, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Apel siaga tersebut diikuti sekitar 300 peserta yang terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, serta komponen masyarakat dan relawan kebencanaan. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Wali Kota Sukabumi Boby Maulana, Danyonif 310/Kidang Kencana Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han, perwakilan Kapolres Kota Sukabumi Kompol Zulkarnain, perwakilan Yon Armed 13/Nanggala, Subdenpom Kota Sukabumi, Kabenglap III/1-1 Sukabumi, Plt. Kasi Intel Kejari Kota Sukabumi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, para Danramil jajaran Kodim 0607/Kota Sukabumi, jajaran camat Kota dan Kabupaten Sukabumi, serta unsur relawan kebencanaan.
Dalam amanatnya, Letkol Czi Indra Gunawan menegaskan bahwa apel kesiapsiagaan memiliki arti penting sebagai sarana untuk mengecek kesiapan personel, kelengkapan peralatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam menghadapi potensi bencana alam.
Ia menyampaikan bahwa wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan yang berkelanjutan.
“Penanganan bencana tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi dan kerja sama yang terpadu, terkoordinasi, serta berkesinambungan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegas Dandim.
Rangkaian kegiatan apel diakhiri dengan pemeriksaan pasukan, pembacaan doa, foto bersama, serta peninjauan alat dan perlengkapan penanggulangan bencana yang dimiliki masing-masing instansi.
Jurnalis: Ismet


