Ayo Warga Cibadak Serbu Paket Sembako Murah di Desa Karangtengah Total Ada Sekitar 6.763 Paket

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Empat Agenda dibahas dalam Rapat paripurna DPRD kota sukabumi.

  KABAR UPDATE | KOTA SUKABUMI -  Rapat paripurna  yang di gelar oleh  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kota Sukabumi, membahas sejumlah agend...

Ayo Warga Cibadak Serbu Paket Sembako Murah di Desa Karangtengah Total Ada Sekitar 6.763 Paket

KABAR UPDATE
Jumat, 19 Desember 2025

 


KABAR UPDATE | SUKABUMI - Sorotan Desa hari ini Kamis, tanggal (18/12/2025) berkunjung ke Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak yang sedang bekerjasama dengan Pemprov Jabar serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kabupaten Sukabumi menggelar Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI), bertempat di Aula Desanya.


Informasi yang berhasil dihimpun team awak media kegiatan Operasi Pasar Bersubsidi tersebut sudah dimulai dari hari Rabu, tanggal (17/12/2025). Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari-hari besar, dengan total 6763 Paket Sembako Murah.


Kepala Desa Agung Pratama Putra, S.I.P.,  mengatakan, "Alhamdullilah Program Opadi yang berjalan dari dari hari Rabu sampai dengan Sabtu, tanggal 17 sd 20 Desember 2025, sampai saat ini berjalan lancar, dengan total.6763 Paket Sembako Murah yang dipersiapkan buat seluruh Warga Cibadak Umumnya dan Khususnya Masyarakat Desa Karangtengah," ujarnya.



Agung juga menambahkan, “Program ini namanya OPADI, Operasi Pasar Bersubsidi. Dari provinsi mendistribusikan sembako, dan di lokasi ini ada empat item, yaitu beras, minyak goreng, terigu, dan gula, dengan harga cuma 40ribu, jika dibandingkan di umum bisa mencapai 2x lipat harganya,” ungkap Bapak Kades Karangtengah tersebut.



Ia menjelaskan, jumlah paket yang disalurkan di Desa Karangtengah mencapai sekitar 6.763 paket. Program ini dilaksanakan melalui koordinasi antara pemerintah provinsi, Disdagin kabupaten, pemerintah desa, serta Perum Bulog Cianjur sebagai penyedia barang sesuai rekomendasi provinsi.


Perwakilan Disdagin Usep menuturkan, OPADI diperuntukkan bagi masyarakat secara umum, namun diprioritaskan bagi warga yang benar-benar membutuhkan. Penentuan sasaran dilakukan oleh pemerintah desa karena dinilai lebih memahami kondisi warganya. Mekanisme pembelian dibatasi satu paket untuk satu KTP dan diupayakan satu Kartu Keluarga, dengan data yang langsung diinput dan dilaporkan ke provinsi.


Pelaksanaan OPADI di Desa Karangtengah merupakan yang kedua di Kabupaten Sukabumi pada tahun ini, setelah sebelumnya digelar di Desa Nagrak, Kecamatan Cisaat. Kegiatan serupa biasanya dilaksanakan menjelang hari besar keagamaan seperti Natal, Idul Fitri, atau momentum tertentu sesuai kebijakan provinsi.


Di akhir wawancara Kades Agung menjelaskan, "Secara aturan tidak ada kriteria khusus bagi penerima, karena program ini ditujukan untuk masyarakat umum di Kecamatan Cibadak. Namun, pemerintah desa mengarahkan agar kupon diprioritaskan kepada warga kurang mampu melalui kepala dusun sebagai perpanjangan tangan desa," tegasnya.


Lanjutnya, "Untuk menghindari penumpukan, pemerintah desa menerapkan sistem zonasi wilayah dan waktu. Dari total kuota 6.763 paket, desa menargetkan penyaluran sekitar 1.500 hingga 2.000 paket per hari selama beberapa hari pelaksanaan," ujarnya.


Ia berharap program Operasi Pasar Bersubsidi dapat dilaksanakan secara rutin dan merata di kecamatan lain agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial. “Mudah-mudahan program ini bisa berlanjut setiap tahun dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.


Jurnalis: Evi Susanti