KABAR UPDATE | SUKABUMI - Lurah Pelabuhanratu, Yadi Supriyadi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terealisasinya bantuan pembangunan rumah panggung bagi warga Kelurahan Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi, 31 Desember 2025.
“Atas nama pribadi, pemerintah kelurahan, dan seluruh warga masyarakat Kelurahan Pelabuhanratu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Camat Pelabuhanratu, Bapak Bupati Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim)
Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Perkim Provinsi Jawa Barat beserta seluruh jajaran, dan terutama kepada Bapak KDM Provinsi Jawa Barat atas dorongan, perhatian, serta bantuannya sehingga program rumah panggung ini dapat terealisasi,” ujar Yadi Supriyadi.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data awal, total usulan bantuan rumah panggung di Kelurahan Pelabuhanratu berjumlah 75 unit. Pada tahun 2025, telah terealisasi sebanyak 20 unit rumah, sementara sebagian warga lainnya telah membangun secara mandiri.
“Untuk tahun 2025, realisasi pembangunan tersebar di beberapa wilayah, yaitu 18 unit di RW 08, 1 unit di RW 22 Kampung Gumelar, dan 1 unit di RW 02 Kampung Cangehgar Pembangunan,” jelasnya.
Dari sisi progres pembangunan, Yadi Supriyadi menyampaikan bahwa berdasarkan data pengawasan dari Provinsi Jawa Barat, progres terakhir mencapai 96 persen, dan hingga akhir Desember 2025 telah mencapai sekitar 99 persen.
“Pekerjaan yang tersisa hanya pemasangan railing tangga. Seluruh material sudah tersedia dan tinggal tahap penyelesaian kecil. Secara umum, pembangunan ini dapat dikatakan sudah mendekati 100 persen,” tambahnya.
Menurutnya, selesainya pembangunan rumah panggung ini menjadi kado spesial di akhir tahun 2025 sekaligus awal yang baik menyambut tahun 2026. Meski masih terdapat beberapa kekurangan, seperti rencana pemasangan kanopi dan penataan lingkungan, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan agenda lanjutan pada tahun mendatang.
“Ini menjadi tolak ukur penting untuk pembangunan rumah di tahun 2026. Kami berencana kembali mengajukan 20 unit rumah pada tahun 2026, dan mudah-mudahan dapat segera terealisasi karena kebutuhan masyarakat masih sangat besar dan mereka sangat mendambakan program ini,” ujarnya.
Yadi juga memberikan apresiasi kepada konsultan perencana dan seluruh pihak teknis yang terlibat. Dengan keterbatasan anggaran, pembangunan rumah tipe 24 dengan ukuran 4 x 6 meter ini tetap dapat dilaksanakan secara maksimal melalui sistem konstruksi pabrikasi.
“Walaupun anggaran terbatas, Alhamdulillah pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik dan hasilnya cukup maksimal. Kekurangan yang ada akan menjadi bahan evaluasi agar ke depan pembangunan bisa lebih baik lagi,” pungkasnya.
Di akhir pernyataannya, Yadi Supriyadi mendoakan agar seluruh jajaran Dinas Perkim Kabupaten dan Provinsi Jawa Barat beserta Bapak KDM senantiasa diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas, kesehatan, serta keberkahan dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.
"Lanjut ' Warga Penerimaan Bantuan Ungkapkan Rasa Syukur'
Utami Rustia Aldera, warga Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan rumah panggung yang diterimanya setelah rumahnya terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.
Dengan penuh haru dan sambil meneteskan air mata bahagia, Utami mengungkapkan rasa syukurnya kepada berbagai pihak yang telah membantu dan memperhatikan kondisi warganya yang terdampak bencana.
“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Lurah Palabuhanratu, Bapak Camat Palabuhanratu, Bapak Bupati Sukabumi, serta Bapak Gubernur Jawa Barat, Bapak KDM. Bantuan rumah panggung ini sangat berarti bagi kami sekeluarga,” ujar Utami dengan suara bergetar.
Menurut Utami, bantuan rumah panggung tersebut memberikan rasa aman dan harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, terutama setelah musibah banjir yang merusak rumahnya. Ia berharap perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana dapat terus berlanjut.
Program bantuan rumah panggung ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan provinsi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah rawan banjir seperti Palabuhanratu.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan warga dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan nyaman serta meningkatkan ketahanan hunian terhadap bencana di masa mendatang.
Jurnalis: U Rahmawan



