Reses Masa Persidangan Ke-I Tahun Sidang 2026–2027, Warga Kelurahan Cisarua Sampaikan Aspirasi Infrastruktur dan Banso

Advertisement

Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Label

Pengikut

Arsip Blog

Wikipedia

Hasil penelusuran

Entri yang Diunggulkan

Reses Anggota DPRD Jadi Ajang Serap Aspirasi, Data Bansos dan BPJS Kesehatan Disorot

KABAR UPDATE | KOTA CIREBON — Persoalan validitas data penerima bantuan sosial, pengelompokan kesejahteraan masyarakat berdasarkan desil, hi...

Reses Masa Persidangan Ke-I Tahun Sidang 2026–2027, Warga Kelurahan Cisarua Sampaikan Aspirasi Infrastruktur dan Banso

KABAR UPDATE
Sabtu, 31 Oktober 2026





KABARA UPDATE | SUKABUMI – Kegiatan Reses Masa Persidangan Ke-I Tahun Sidang 2026–2027 DPRD Kota Sukabumi di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, serta pelayanan bantuan sosial.


Dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Kota Sukabumi, H. Gundar Kolyubi, S.Pd.I., turut hadir bersama perwakilan Dinas Sosial Kota Sukabumi untuk membahas sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.


Aspirasi warga meliputi perbaikan jalan lingkungan, pembangunan atau rehabilitasi gedung posyandu, serta kebutuhan gedung serbaguna di lingkungan RW. Masyarakat berharap usulan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dalam perencanaan program pembangunan mendatang.


Selain pembangunan infrastruktur, persoalan pembaruan data dan ketepatan sasaran penerima bantuan sosial juga menjadi pembahasan penting dalam kegiatan tersebut.


Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Ibu Lilis, menjelaskan bahwa pelayanan jemput bola untuk pengajuan, sanggahan, dan pembaruan data bantuan sosial telah menjangkau 15 kelurahan dan satu kegiatan Pramuka, dengan total sekitar 2.000 warga yang telah dilayani.


Di Kelurahan Cisarua, sebanyak 107 warga tercatat telah mendapatkan pelayanan. Petugas membantu masyarakat yang ingin mengajukan bantuan sosial maupun memperbaiki data yang dinilai belum sesuai dengan kondisi sebenarnya.


Lilis juga menjelaskan mengenai sistem desil, yaitu pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan dalam penentuan sasaran program bantuan pemerintah.


Masyarakat yang merasa data kesejahteraannya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan untuk selanjutnya diverifikasi sesuai mekanisme yang berlaku. Dalam hal ini, peran RT dan RW sangat penting untuk membantu menyampaikan informasi kepada warga.


Dinas Sosial juga terus berupaya membantu penyandang disabilitas melalui kerja sama dengan pihak swasta dan donatur, termasuk dalam penyediaan alat bantu seperti kursi roda, mengingat keterbatasan anggaran daerah untuk kebutuhan tersebut.


Melalui kegiatan reses ini, aspirasi masyarakat Kelurahan Cisarua diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kota Sukabumi.



Jurnalis : Evi Susanti